Jumat, 10 Mei 2013

IPM Tetap Tolak UN

IPM SulSel Tolak Pelaksanaan UN April 14th, 2011 by Baso Arfian pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan menolak pelaksanaan Ujian Nasional dan meminta pemerintah segera melaksanakan putusan Mahkama Agung terkait peninjauan kembali Ujian Nasional (UN) dan sistem pendidikan nasional. IPM SulSel saat berunjuk rasa di gedung DPRD Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (14/04), menyatakan pemerintah sebaiknya fokus dan berkonsentrasi saja pada pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia secara merata. Selain itu, putusan MA yang dikeluarkan 14 September 2009 sifatnya mengikat. Sehingga tidak ada alasan bagi otoritas pendidikan untuk tidak segera melaksanakannya. Koordinator Posko Pengaduan UN IPM Sulsel Elly Oschar, mengatakan putusan MA tersebut menyatakan pemerintah lalai dalam memberikan pemenuhan dan perlindungan HAM terhadap warganya yang menjadi korban UN. Sehingga pemerintah harus segera menunjukkan sikap respon untuk menindak lanjuti persoalan yang terus mengancam kualitas dunia pendidikan saat ini. “Dalam putusan, juga jelas perintah pengadilan agar pemerintah meninjau kembali Sistem Pendidikan Nasional. Karena itu pemerintah sebagai tergugat diperintahkan untuk meningkatkan kualitas guru, sarana sekolah serta akses lengkap ke seluruh Indonesia sebelum mengeluarkan kebijakan UN lebih lanjut”kata Elly Oschar Ditegaskan, putusan MA juga mewajibkan pemerintah mengambil langkah-langkah kongkrit untuk mengatasi gangguan mental peserta didik dalam usia anak akibat penyelenggaraan UN, dengan menyediakan pendamping psikologi bagi pelajar usai ujian. Elly menjelaskan, UN merupakan sistem ujian berstandar nasional. Namun yang menjadi masalah, tidak semua daerah memenuhi delapan faktor standar nasional. Seperti, standar kompetensi kelulusan, standar proses dan standar pembiayaan pendidikan. Menanggapi aspirasi pelajar tersebut, Anggota DPRD Sulsel Muhtar Tompo didampingi Yosafat Tandilinting mengatakan, memahami dengan pemikiran para pelajar. Ia berjanji akan meneruskan aspirasi IPM tersebut kepimpinan dewan untuk selanjutnya dibahas dalam agenda rapat komisi. “Kami menerima aspirasi teman-teman, dan sesuai mekanisme penerimaan aspirasi kami akan melanjutkan ke pimpinan dewan”kata Muktar Tompo. (bat)

IPM Tolak UN

Pelajar Muhammadiyah Sulsel Tolak UN Oleh: Suriani Ilustrasi - inilah.com INILAH.COM, Makassar - Ujian Nasional (UN) tetap jadi momok yang menakutkan bagi sebagian pelajar sekolah. Pelajar Muhammadiyah Makassar menuntut agar UN ditiadakan. Penolakan terhadap UN dilakukan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan. Bersama dengan puluhan pelajar SMU di Makassar, mereka menggelar aksi di kantor DPRD Sulsel, Kamis (14/4/2011). Elly Oschar, dari Rumah Pengaduan Pendidikan IPM Sulawesi Selatan mengatakan, sistem pendidikan yang berstandar nasional tidak harus diiringi dengan standar pelayanan pendidikan yang bersakal nasional. "Permasalahan yang muncul kemudian diadakannya UN sebelum standar pelayanan tersebut belum merata ke seluruh daerah di Indonesia," ujarnya. Masih banyak sekolah yang belum mendapatkan tenaga pendidik yang berkualitas, sarana dan prasarana yang ideal. Sehingga ujian berstandar nasional semestinya hanya boleh diberikan, jika instrumen masukan dan proses pendidikan sudah berstandar nasional juga. Maka dari itu, faktanya banyak pelajar di daerah yang belum terpenuhi sarana dan prasarana itu, tidak lulus usai mengikuti UN. "Jika instrumen masukan dan proses yang diberikan tidak berstandar nasional dan mengukurnya dengan UN standar nasional adalah sebuah kesalahan fatal," ucap dia. Di depan para anggota dewan, ia mengingatkan keputusan MA terkait UN, bahwa pemerintah tidak boleh melaksanakan UN sebelum sarana dan prasarana seluruh pendidikan di Indonesia dilengkapi. Sehingga menjadi kewajiban pemerintah untuk melaksanakan putusan MA. Mereka juga menuntut pemerintah untuk melaksanakan putusan MA dengan nomor register 2596 K/PDT/2008 yang diputus pada 14 September 2009, untuk segera dilaksanakan oleh pemerintah. Saat menyampaikan aspirasinya, pengunjukrasa diterima oleh Yosafat Tandilintin dari komisi C fraksi Golkar, Mukhlis Panaungi komisi E fraksi PAN, Mukhtar Tompo dari fraksi Hanura. Ketiganya mendukung aksi yang dilakukan oleh para pelajar yang menggunakan seragam sekolah ini. Mereka juga membenarkan kalau kondisi di tiap daerah tidak sama. Sehingga UN juga jangan diterapkan seragam. "Memang tidak rasionl kalau ujiannya standar nasional tapi kondisi berbeda dengan skolah yang ada di Irian, Jakarta tidak sama," tutur Yosafat Tandilintin. Ia mengantakan masalah ini memang perlu keterlibatan wakil rakyat utamanya mendukung keputusan MA. Ia juga menyarankan agar perjuangan IPM perlu sistematis, aspirasi mereka dikoorinasikan ke IPM pusat sehingga bisa mempressur pemerintah pusat. [lal] Berita Terkait

UN = Monster Yang Menakutkan

UN Monster yang menakutkan Rab, 20/04/2011 - 09:00 — edt1 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan Kamis melakukan Unjuk rasa di DPRD Sulsel. IPM tersebut dipimpin Jenderal Lapangan Elly Oschar dan menyampaikan tuntutan Pemerintah bahwa Ujian Nasional ( layak dilaksanakan belum ) UN karena standar pelayanan merata di seluruh pelosak tanah air. Elly Oschar yang bertindak sebagai jenderal lapangan yang memimpin saat pada rasa unjuk mengatakan,Standar kelulusan Ujian Nasional merupakan kekejaman dan ketidak adilan yang berlindung dibalik peningkatan mutu pendidikan dan mengorbankan mereka yang belum menerima dan pendidikan fasilitas menikmati berstandar Nasiolal yakni dan prasarana yang berstandar Nasional sehingga tersebut bagaikan monster membuat bahkan menakutkan stress sebagian pelajar yang berada di luar wilayah perkotaan. Dikatakan, tahun 2012 UN harus dihentikan dan mencari menuntut dan baik lebih yang Perintah segera melaksanakan Putusan Mahkamah Agung meninjau yang isinya meninjau kembali sistim pendidikan Nasiolnal, pemerintah menuntut menghentikan pelaksanaan nasional sebagai standar kelulusan, menuntut pemerintah melengkapi sarana dan prasarana sekolah diseluruh Indonesia tanpa diskriminasi dan menuntut menyediakan untuk pemerintah pendamping psikologis pelajar yang tidak lulus Nasiolan sehingga tidak mengalami stress. Penerima IV Tim Ketua DPRD Sulsel Yosafat Tandilintin yang menerima IPM mengakui bahwa UN sekarang ini memang kebahagiaan puncak menjadi sekaligus dilemma sebagianpelajar sehingga pribadi saya setuju jika Dievaluasi kembali kembali karena ternyata banyak pelajar yang takut menghadapi ujian . karena demikian Kenapa kelulusan adalah UN. Sementara sarana dan prasarana digunakan selama proses berstandar belum mengajar Nasional termasuk tenaga pengajar sampai hari ini belum merata seluruh pelosok tanah air. Menurut Yosafat, Pelajar di Ibukota lainnya besar kota-kota dan Indonesia mungkin bisa mengikuti standar kelulusan yang ditetapkan oleh pemerintah dilengkapi sudah karena sarana dan prasarana memadai tetapi yang didarah terpencil pendidikan fasilitas menggunakan apa adanya itu pasti ketinggalan. Muchlis Panaungi yang Tim IV Penerima Aspirasi Sulsel. Saat itu juga mengatakan sejutu jika UN yang belaku sekarang kembali dievaluasi ini memeinta IPM untuk berjuang terus sampai masalah terpecahkan sehingga seluruh anak bangsa dapat mengenyap pendidikan dengan baik . Humas DPRD Sulsel ( Luc ).

Pernyataan Sikap IPM SulSel

Sulsel Buka Posko Pengaduan UN

Senin, 15 April 2013 19:21 WITA

Elly Oschar Ketua Umum, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Sulawesi Selatan,

Menanggapi tertundanya ujian nasional UN di 11 provinsi termasuk provinsi Sulawesi Selatan, ini menandakan ada yang tidak beres di tubuh kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Maka Kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang konsen pada pendidikan dan dunia pelajar secara tegas menyatakan sikap terkait hal tersebut :

1. Penundaan UN diakibatkan karena percetakan, ini mengindikasikan ada monopoli percetakatan, kalau ada monopoli percetakan maka kami mensinyalir ada praktek-praktek korupsi di sana dan hal ini seharusnya tak terjadi. Ini menjadi catatan sejarah hitam pertama kalinya di dunia pendidikan di Indonesia. Kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan meminta semua pihak terutama penggiat anti korupsi di negeri ini untuk jelih melihat persoalan ini. dan meminta kepada Presiden RI untuk segera mengevaluasi kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

2. Sejak awal Kepemimipinan Muh Nuh Sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, kami menilai ia tak becus dan tak beres mengurusi dunia pendidikan. Semenjak kepemimpinannya kita saksikan sama – sama, banyaknya kasus-kasus yang menimpa dunia pendidikan kita. Mulai dari tawuran antar pelajar (bahkan ada korban meninggal dunia) begitupun dengan tawuran antar mahasiswa yang berujung juga dengan tewasnya generasi bangsa dengan sia-sia. Banyaknya perbuatan asusila siswa, guru dan lainnya. Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang tak kunjung diperhatikan sampai pada pelaksanaan UN yang tertunda sebagai akumulasi dari ketidak beresan kepemimpinan Muh Nuh di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Oleh karena Itu kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan Meminta dengan Tegas Kepada Bapak Muh. Nuh untuk turun saja dari Jabatannya sebagai menteri Pendidikan dan Kebudyaan RI karena tidak beres mengurusi pendidikan di Indonesia.

3. IPM sudah lama menyuarakan agar UN dihapuskan saja dari sistem pendidikan kita. Kenapa karena dengan UN ini hanya akan melahirkan bibit –bibit koruptor baru di negeri ini, karena hampir semua elemen actor pendidikan juga ikut UN demi untuk mendapatkan peridikat terbaik. UN adalah sosok makhluk seperti monster yang menakutkan bagi anak-anak negeri ini dan kami menilai bahwa UN adalah pembodohan secara sisitematis bagi generasi bangsa ini.

Olehnya itu, kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah membuka Posko Rumah Pengaduan UN di seluruh level kepemimipinan di seluruh Sulawesi Selatan.Mulai dari Pimpinan Ranting IPM di Sekolah- sekolah sampai di Pimpinan Wilayah IPM SulSel yang terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan KM 10 No. 38 Makassar. Nuun Walqalami wamaa Yasthurun.

Selasa, 07 Mei 2013

IPMAWATI SULAWESI SELATAN....

DARI PEREMPUAN UNTUK INDONESIA JAYA

Sarjana Pulang Kampoeng (berlanjut)

Sarjana Pulang Kampoeng
Menjadi kebanggaan orang tua dan orang lain ( orang-orang di kampoeng ), adalah bahagian dari impian setiap anak negeri ini yang mencoba mengaduh nasib di dunia pendidikan khususnya mereka yang menimbah ilmu dan pengalaman di kota-kota besar, dengan berharap-harap dalam kecemasan akan lebih baik dari mereka yang tidak berjuang. Ketika mereka sudah berstatus mahasiswa maka naik lagi derajat social kedua orang tua dan keluarganya di kampong karena anaknya bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Ketika anaknya itu bergelar sarjana dan akan diwisuda, maka orang tua akan berusaha sebisa mungkin untuk menghadiri wisuda anaknya di perguruan tinggi dengan kegembiraan yang amat sangat tak terhingga. Bahkan terkadang jauh sebelum mereka berangkat, informasi akan keberangkatannya itu sudah terpublis ke pelosok kampoeng. Namun yang jadi pertanyaan apa yang bisa dibanggakan dari seorang yang sudah bergelar sarjana?? Bukankah data yang membuktikan kalau setiap kali perguruan tinggi melantik mahasiswanya menjadi Sarjana maka bersamaan dengan itu tanpa disengaja perguruan tinggi juga mencetak pengangguran baru di negeri ini. alih-alih sarjana membangun desa, mengurus diri mereka sendiri saja sudah susah. Tetapi tentunya tidak semua mahasiswa yang selesai dengan gelar sarjananya tidak mampu berbuat untuk kemajuan daerahnya.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin menjadi mahasiswa sukses study dan sukses membangun kampong. Pertama, ketika gelar mahasiswa sudah diletakkan di pundak, maka ia harus menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya, jangan sekali-kali menjadi mahasiswa yang apatis, yang penting selesai kuliah dapat gelar sarjana, mendaftar menjadi pegawai negeri, menikah, berkeluarga, lalu mati. Tamatlah hidup kita dan bahkan tamatlah bangsa kita ketika para penerus kejayaan bangsa ini berpikir semacam ini. Mahasiswa pada esensinya serba bisa, jadi mulailah mengenal dunia kampus, dunia organisasi untuk mengembangkan potensi dan bakat yang terpendam jauh di dalam diri kita yang tak pernah dibangunkan.

Kedua, bangunlah jaringan seluas mungkin, karena potensi jaringan itu ada dan besar ketika kita jadi mahasiswa. Di di dunia Kampus adalah miniature pradaban dunia. Di sanalah kita mulai segala hal untuk kesuksesan kita di masa yang akan datang. Suku, ras dan agama menyatu di dalam dunia kampus. Maka jelas itu adalah potensi yang harus kita jeli melihatnya dan memanfaatkannya.

Ketiga, ketika sudah pulang kampoeng, maka dengan berbagai potensi yang dimiliki yang diasa sejak menjadi mahasiswa tentunya akan melihat dengan cerdas potensi yang dimiliki oleh kampoengnya. Maka dengan berbagai pengetahuan dan pengalaman plus jaringan yang dimiliki maka ia sedikit akan terbantu untuk membangun daerahnya. Tentunya dalam melakukan proses pembangunan di daerah memerlukan keahlian dan kerjasama karena dunia sekarang adalah dunia kompetitif maka suatu keniscayaan setiap orang harus memiliki keahlian. Dan keahlian itu kita dapatkan sejak jadi mahasiswa lewat terpaan dunia kampus dan lebih besar pengaruhnya di dunia organisasi.

SELAMAT MENCOBA BRO....
BIG FAMILY

Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan

KHUTBAH PERTAMA

إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ أعْمَالِنا، مَنْ يَهْدِه الله فَلا مُضِلَّ لَهُ، ومن يُضْلِلْ، فَلا هَادِي لَهُ.
أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Hari demi hari kita lalui, hingga kita bertemu dengan Jum'at kembali. Sebuah hari yang agung, sayyidul ayyam, yang penuh dengan barakah dari Allah SWT. Maka keimanan yang dianugerahkannya kepada kita, ditambah dengan kesehatan yang kita miliki merupakan nikmat yang luar biasa besarnya
Terhadap segala nikmat yang dianugerahkan Allah Azza Wa Jalla, berlaku sebuah kaidah pelipatgandaan. Syaratnya: mensyukuri nikmat-nikmat itu.
لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (QS. Ibrahim : 7)
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Gerhana bulan yang terjadi kemarin malam, menandakan bahwa hari ini kita tengah berada di pertengahan bulan Rajab 1432 H. Ini artinya, tidak lama lagi kita akan berjumpa dengan tamu agung, tamu istimewa; Ramadhan yang mulia.
Ada dua buah do'a yang hampir sama. Yang satu sampai kepada kita melalui Imam Ahmad dan yang satu melalui Al Baihaqi dan Thabrani.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta berkahilah kami dalam bulan Ramadhan (HR. Ahmad).
اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِى رَجَبَ وَ شَعْبَانَ وَ بَلِغْنَا رَمَضَانَ
Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban, serta pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan (HR. Al-Baihaqi dan Thabrani).Hadits yang kedua ini, yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi, umumnya adalah hadits yang lebih populer dan lebih kita hafal daripada yang pertama. Namun, hadits ini dinilai dha'if oleh Al-Albani. Meskipun, hadits kedua itu adalah hadits dha'if, dan kita tidak berani memastikan bahwa itu adalah doa Rasulullah SAW yang diajarkannya kepada para sahabat beliau, setidaknya kita kemudian mengetahui bahwa itu adalah doa orang-orang shalih. Doa yang menyadarkan kita betapa orang-orang shalih terdahulu biasa menyambut Ramadhan jauh-jauh hari sebelumnya; bahkan ketika masih berada di bulan Rajab. Maka, semangat menyambut Ramadhan itulah yang juga harus ada dalam jiwa kita, bahwa di pertengahan Rajab 1432 H ini, kita telah menyediakan ruang suka cita dalam dada kita untuk bertemu dengan Ramadhan.
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Lalu bagaimana bentuk penyambutan kita kepada Ramadhan, khususnya Ramadhan 1432 H yang akan datang? Tentu, kita tidak boleh menyambut Ramadhan dengan ritual-ritual khusus yang tidak ada contohnya dari Rasulullah SAW, karena itu justru akan menjerumuskan kita ke dalam bid'ah. Rasulullah SAW bersabda :
مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا ، فَهْوَ رَدٌّ
Barangsiapa mengerjakan amalan (ibadah) yang tidak ada perintahnya dariku, maka ia tertolak. (HR. Bukhari)
Jika di satu sisi sebagian masyarakat kita –yang jumlahnya semakin berkurang, alhamdulillah- menyambut Ramadhan dengan ritual yang tidak pernah diperintahkan Rasulullah, sebagian lain –yang jumlahnya jauh lebih besar- acuh tak acuh dengan Ramadhan, bersikap biasa seolah-olah tak ada yang istimewa, atau bahkan kurang suka Ramadhan karena beratnya puasa. Kita berlindung kepada Allah dari keduanya.

Bagi muslim yang ideal, menyambut Ramadhan adalah sebuah kenikmatan tersendiri, namun ia menyambutnya dengan proporsional. Dalam suka cita, ia mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga bisa beramal di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Ada empat persiapan yang kita perlukan dalam menyambut bulan Ramadhan, khususnya Ramadhan 1432 H ini:
Pertama, persiapan ruhiyah Persiapan ruhiyah yang kita perlukan adalah dengan cara membersihkan hati dari penyakit aqidah sehingga melahirkan niat yang ikhlas.

Allah SWT menegaskan pentingnya membersihkan hati (tazkiyatun nafs) dalam firman-Nya:
قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا

Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya (QS. Asy-Syams : 9)
Maka dalam waktu satu setengah bulan ke depan kita perlu melakukan evaluasi diri, muhasabah, apakah penyakit-penyakit aqidah masih bersarang dalam diri kita.
Sungguh sangat rugi, jika kita susah payah beramal, namun masih ada kesyirikan yang bersemayam dalam diri kita. Tak peduli sebesar apapun amal kita, jika kita syirik, menyekutukan Allah, maka amal-amal kita tidak akan diterima.

لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Al Zumar: 65)
Setelah melakukan muhasabah, selanjutnya kita bermujahadah untuk menghilangkan penyakit-penyakit itu. Alangkah indahnya saat Ramadhan tiba dan kita benar-benar dalam kondisi ikhlas menapaki hari-hari istimewa yang dibawa oleh tamu mulia itu.

Saat-saat keikhlasan bersenyawa dalam diri kita sepanjang Ramadhan merupakan saat-saat terbaik yang akan menjamin kita memperoleh ampunan Allah SWT.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq 'Alaih)
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah, persiapan kedua dalam menyambut Ramadhan adalah persiapan fikriyah. Agar Ramadhan kita benar-benar efektif, kita perlu membekali diri dengan persiapan fikriyah. Sebelum Ramadhan tiba sebaiknya kita telah membekali diri dengan ilmu agama terutama yang terkait secara langsung dengan amaliyah di bulan Ramadhan. Tentang kewajiban puasa, keutamaan puasa, hikmah puasa, syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta sunnah-sunnah puasa. Juga tarawih, i'tikaf, zakat, dan sebagainya.
Untuk itu kita bisa mengkaji Fiqih Sunnah-nya Sayyid Sabiq, Fiqih Puasa-nya Dr. Yusuf Qardahawi, dan lain-lain Inilah rahasia mengapa Imam Bukhari membuat bab khusus dalam Shahih-nya dengan judul Al-Ilmu Qabla Al-Qaul wa Al-Amal (Ilmu sebelum Ucapan dan Amal). Tanpa ilmu bagaimana kita bisa beramal selama bulan Ramadhan dengan benar?

Pemahaman ilmu syar'i ini juga merupakan tanda kebaikan yang dikehendaki Allah terhadap seseorang. Karenanya Rasulullah SAW bersabda :
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ
Barangsiapa yang dikehendaki Allah akan kebaikan maka ia difahamkan tentang (ilmu) agama (Muttafaq 'Alaih) Persiapan ketiga dalam menyambut Ramadhan adalah persiapan jasadiyah.

Ramadhan membutuhkan persiapan jasadiyah yang baik. Tanpa persiapan memadai kita bisa terkaget-kaget bahkan ibadah kita tidak bisa berjalan normal. Ini karena Ramadhan menciptakan siklus keseharian yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Kita diharapkan tetap produktif dengan pekerjaan kita masing-masing meskipun dalam kondisi berpuasa. Kita juga akan melakukan ibadah dalam porsi yang lebih lama dari sebelumnya. Shalat tarawih, misalnya. Karenanya kita perlu mempersiapkan jasadiyah kita dengan berolah raga secara teratur, menjaga kesehatan badan, dan kebersihan lingkungan. Di sini, logika akal bertemu dengan keutamaan syar'i dalam hadits nabi:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِىُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ
Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim)
Persiapan keempat dalam menyambut Ramadhan adalah persiapan maliyah, persiapan harta.
Persiapan maliyah yang diperlukan dalam menyambut bulan Ramdhan bukanlah untuk membeli baju baru, menyediakan kue-kue lezat untuk Idul Fitri, dan lain-lain. Kita justru memerlukan sejumlah dana untuk memperbanyak infaq, memberi ifthar (buka puasa) orang lain dan membantu orang yang membutuhkan. Tentu saja bagi yang memiliki harta yang mencapai nishab dan haul wajib mempersiapkan zakatnya. Bahkan, jika kita mampu berumrah di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang bernilai luar biasa; seperti nilai haji bersama Rasulullah SAW.
وقل رب اغفر وارحم و انت خير الراحمين

KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Jama'ah jum'at yang dirahmati Allah, Salah satu tuntunan Allah SWT adalah mensegarakan amal kebaikan dan upaya mendapatkan ampunan. Sebagaimana firman-Nya:

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga-Nya yang luasnya seluas langit dan bumi; disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS. Ali Imran : 133)

Maka demikian pula kita mensegerakan diri dalam menyambut Ramadhan dengan persiapan ruhiyah, fikriyah, jasadiyah dan maaliyah kita Semoga dengan upaya kita mempersiapkan diri dalam menyambut Ramadhan 1432 H ini, Allah SWT berkenan mempertemukan kita dengan Ramadhan, lalu memberikan taufiq kepada kita untuk mendapatkan keberkahan Ramadhan itu. Selama sebulan penuh kita beramal di bulan suci lagi mulia itu, disertai dengan rahmat dan ampunan Allah SWT, hingga menjadikan kita diridhai-Nya lalu dianugerahi surga.

اللَّهُمَّ صَلِّ وسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ وسَلّمْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، فِي العَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنْ خُلَفَائِهِ الرَّاشِدِيْنَ، وَعَنْ أَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ المُؤْمِنِيْنَ، وَعَنْ سَائِرِ الصَّحَابَةِ أَجْمَعِيْنَ، وَعَنْ المُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَعَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا، وَاجْعَلْ تَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا، وَلا تَدَعْ فِيْنَا وَلا مَعَنَا شَقِيًّا وَلا مَحْرُوْمًا.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى.

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَ كُلاًّ مِنَّا لِسَانًا صَادِقًا ذَاكِرًا، وَقَلْبًا خَاشِعًا مُنِيْبًا، وَعَمَلاً صَالِحًا زَاكِيًا، وَعِلْمًا نَافِعًا رَافِعًا، وَإِيْمَانًا رَاسِخًا ثَابِتًا، وَيَقِيْنًا صَادِقًا خَالِصًا، وَرِزْقًا حَلاَلاًَ طَيِّبًا وَاسِعًا، يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.
اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحِّدِ اللَّهُمَّ صُفُوْفَهُمْ، وَأَجْمِعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الحَقِّ، وَاكْسِرْ شَوْكَةَ الظَّالِمِينَ، وَاكْتُبِ السَّلاَمَ وَالأَمْنَ لِعِبادِكَ أَجْمَعِينَ.

اللَّهُمَّ رَبَّنَا احْفَظْ أَوْطَانَنَا وَأَعِزَّ سُلْطَانَنَا وَأَيِّدْهُ بِالْحَقِّ وَأَيِّدْ بِهِ الْحَقَّ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ
اللَّهُمَّ رَبَّنَا اسْقِنَا مِنْ فَيْضِكَ الْمِدْرَارِ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِيْنَ لَكَ في اللَيْلِ وَالنَّهَارِ، الْمُسْتَغْفِرِيْنَ لَكَ بِالْعَشِيِّ وَالأَسْحَارِ
اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاء وَأَخْرِجْ لَنَا مِنْ خَيْرَاتِ الأَرْضِ، وَبَارِكْ لَنَا في ثِمَارِنَا وَزُرُوْعِنَا وكُلِّ أَرزَاقِنَا يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.
رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الخَاسِرِيْنَ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ.

عِبَادَ اللهِ :إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

Contoh CV / Riwayat Hidup

CURRICULUM VITAE
A.   DATA PRIBADI
Nama                                 : NURRASYID
Alias / Panggilan Akrab       : Dian Al-Pomalaa
Jenis Kelamin                      : Laki-laki
Tempat & Tanggal Lahir      : Pomalaa, 17 Juni 1973
No.KTP                               : 730502 170673 0001
Alamat                                : Jl. M.E Saelan No. 22/H Makassar-Indonesia
                                            Phone: +62 852 420 84504 /+62 0852 425 99341
                                            Email : dianalpomalaa@yahoo.com
Tinggi/Berat Badan             : 160 cm / 40 Kg
Golongan Darah                 : A
Agama                                : Islam
Suku                                  : Enrekang (Duri) – Bugis (Bone)
Warga Negara                     : Indonesia
Status Perkawinan              : a. Menikah
                                            b. Nama Istri       : Sumiati, A.Md Kom, S.Pd
                                            c. Nama Anak      : Khaerul Azzam Elfayra

B.   RIWAYAT PENDIDIKAN FORMAL

NO
JENJANG
INSTITUSI
JURUSAN
TAHUN

1.


2.


3.


4.

SD / MIN


SLTP / MTs


SLTA / MA


D.III

Madrasah Ibtidaiyah Negeri Filiyal Dawi-Dawi Pomala

Madrasah Tsanawiyah Nurul Iman Antam-Pomala

Madrasah Aliyah Program Khusus –Ujungpandang

AMI/AIPI Ujungpandang

-


-


Fisika


KPN

1986


1989


1992


1995







C.   RIWAYAT PENDIDIKAN NON FORMAL
NO
JENIS PENDIDIKAN / PELATIHAN
PENGELOLAH / PENYELENGGARA
TAHUN

1.

2.



3.


4.


5.


6.


7.



8.



9.



10.



11.


12.

13.


14.

15.



16.



17.



Kursus Elektronika Dasar

Pelatihan Tehnisi dan Penyiaran Radio (Eksperimen Radio Pendidikan)

Kursus Komputer (Operator & Dasar-Dasar Pemrograman)

Kursus Teknisi Komputer (Hardware)

Kursus Bhs. Inggris (Elementary & Intermedite)

Baitul Arqam


Daurah Da’awiyyah Tarbiyyah



Pelatihan Manajemen–Jurnalistik- & Teknik Radio Komunitas Se Sulsel-Sulbar

Lokakarya Forum Wartawan Sulawesi Pemerhati Layanan Publik

Pelatihan Produksi Siaran Radio Komunitas Se Sulsel-Sulbar


Management & Financial Sustainability Training

Radio Basic Skill I & II Training

Advanced Technical Skills Training

Information Program Training

Training Penguatan Media Komunitas & Workshop Training Program Demokrasi Komunitas

Workshop Training : Advokasi Hak-Hak Publik Bagi Media Komunitas

Lokakarya Pengembangan PSA

LPK. Handayani Ujungpandang

LPK-ITK Unismuh Makassar & STT Telkom Bandung


LPK. KOPMA IAIN Alauddin Ujungpandang

LPK. Universitas 45 Ujungpandang


PLS. Nusa Perdana English Course – Kab. Barru

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Enrekang

Rabithah Al-‘Alam Al Islamy Maktab Riyadh & LSDI AR-Rahmah Makassar

Perkumpulan Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes) – Tifa Foundation Jakarta

BAPPENAS – United Nations Development (UNDP)


Perkumpulan Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes) – Tifa Foundation Jakarta

Internews Internasional–Promedia


Internews Internasional–Promedia

Internews Internasional–Promedia


Internews Internasional–Promedia

Combine Reseurce Institution – Perkumpulan Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes)

Perkumpulan Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes) – Support By US Embassy

Dinkes Prov. Sulsel - UNICEF

1993

1994



1995


1995


1996


1998


2001



2005



2005



2006



2006


2007

2007


2007

2010



2010



2012

D.   PENGALAMAN KERJA

1.   Instruktur Komputer LPK. KOPMA IAIN Alauddin Ujungpandang, 1995 s/d 1996

2.   Instruktur Komputer LPK. Al-Munawwarah Barru, 1996 s/d 1997

3.   Wakamad Kesiswaan / Guru Bhs. Inggris & Komputer MTs/MA Al-Munawwarah Barru, 1996 s/d 1997

4.   Instruktur LPK. Matahari Computer & English Course Belajen Kab. Enrekang, 1998 s/d 1999

5.   Guru Bid. Studi Bhs. Inggris & Kertasen MTsN 1 Alla Kab. Enrekang, 1998 s/d 1999

6.   Guru Bid. Studi Bhs. Inggris SMA Muhammadiyah Belajen Kab. Enrekang, 1998 s/d 1999

7.   Pembina Pondok Pesantren Modern Babussadah Bajo Kab. Luwu, 1999 s/d 2001

8.   Tata Usaha MAN I Suli Kab. Luwu, 2000 s/d 2001

9.   Wakasek Kesiswaan / Guru Bid. Studi Bhs. Inggris & Komputer SMK Sulolipu Belopa Kab. Luwu, 2000 s/d 2001

10.                 Pengasuh Panti Asuhan YKK. Putri Johar Manikam Kab. Barru, 2000 s/d 2001

11.                 Wakasek Kesiswaan / Guru SLTP Firman Kab. Barru, 2000 s/d 2002

12.                 Guru Bid. KTK & TIK MTs/MA Muhammadiyah Padaelo Kab. Barru 2003 s/d 2004

13.                 Guru Bid. Bhs. Inggris & KTK MTs/MA DDI AR-Rahman Lasare Kab. Pangkep, 2003 s/d 2004

14.                 Wakil Kepala MTs/MA Muhammadiyah Padaelo Kab. Barru, 2005 s/d 2006

15.                 Kepala MTs/MA Muhammadiyah Padaelo Kab. Barru, 2006 s/d 2008

16.                 Sekretasi  Prodi TV/Film Fak. Media Rekam Institut Kesenian Makassar, 2008 s/d 2010

17.                 Senator Institut Kesenian Makassar, 2009 s/d 2010

18.                 Konsultan Pendidikan Unit SMPN 2 Malangke Kab. Luwu Utara, 2011 s/d 2012

19.                 Manager Program/Fasilitator (Program Pelestarian dan Pengembangan Budaya Lokal berbasis Masyarakat), MediaQita Foundation Makassar, 2012 s/d Sekarang

E.   PENGALAMAN ORGANISASI

1.   Pengelolah (Sekretaris) “Eksperimen Radio Pendidikan” Proyek Kerja sama LPK-ITK Unismuh Makassar – STT Telkom Bandung, Tahun 1994 s/d 1995

2.   Pendiri / Pengelolah (Sekjend) Teater Matahari Ujungpandang, Tahun 1995 – 1996.

3.   Pendiri / Pembina Sanggar Seni Komunitas Remaja Kreatif 45 (KOREK 45) Barru Kab. Barru, Tahun 1996 s/d sekarang

4.   Pendiri Sanggar Seni Colliq Pujie Kab. Barru Tahun 1996

5.   Panitia Lokal (Stage Manager) Festival & Seminar Internasional La Galigo. Pancana Barru, 15-18 Maret 2002

6.   Koordinator Dewan Juri Pekan Seni Budaya / Lomba Kreatifitas Masyarakat Barru, Kerja sama DPD. KNPI Kab. Barru – Kareba – Pemda Barru. Barru, 28 November 2002

7.   Jurnalis Surat Kabar Sulawesi Baru, Biro Barru Juni 2002 s/d Juli 2003

8.   Koordinator Dewan Juri Festival Seni Budaya & Perkemahan Seniman Se Kab. Barru. Sanggar Seni Colliq Pujie. Barru, 8 Oktober 2003

9.   Pendiri / Pembina UKM Seni Budaya Walasuji Universitas Muhammadiyah Parepare, Tahun 2003 s/d Sekarang

10.                 Ketua Bidang Seni Budaya Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Barru
11.   Instruktur Angkatan Muda Muhammadiyah Barru (IRM – IMM – PM) 2003 s/d 2007

12.   Keluarga Besar / Dewan Pembina Pelajar Islam Indonesia (PII) Kab. Barru 2003 s/d 2005

13.   Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Barru, 2004 s/d 2007

14.   Sekretaris Jenderal Forum Masyarakat Intelektual Barru (FORMASI-B), 2004 s/d 2007

15.   Pimpinan Redaksi Radio IGA FM Barru, Tahun 2005 s/d 2008

16.  Ketua Panitia Pelaksana Festival Lagu-Lagu Daerah Se-Sulawesi Selatan, Support By: Pemprov Sulsel – Pemda Barru - PT. Indosat – Irama Baru Record, Barru, 19-21 Agustus 2006

17.  Panitia Lokal Sastra Kepulauan & Kampung Budaya VI, Kerja sama Disbudpar Pemprov Sulsel–Pemda Barru–Forum Sastra Kepulauan–Seputar Indonesia, 2 – 4 Mei 2008

18.  Peserta Forum Peningkatan Peran Media Komunitas Dalam Diseminasi Informasi Publik. Departemen Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia. Makassar, 16-17 Juli 2008

19.  Panitia Lokal Sastra Kepulauan & Kampung Budaya VII, Kerja sama Disbudpar Pemprov Sulsel–Pemda Barru–Forum Sastra Kepulauan, 15-17 Mei 2009

20.  Ketua Dewan Jaringan Independent Radio Komunitas (Jirak) Se Sulawesi Selatan – Sulawesi Barat, Periode 2010-2012

21.  Pembina Sanggar Seni Komunitas Mahasiswa Kreatif (KOMET), Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar, 2011 s/d Sekarang

22.   Pembina Pusat Kesenian Makassar (PUSKESMAS), AKPER Anging Mammiri Tahun 2011 s/d Sekarang.

Demikianlah Curriculum Vitae ini kami buat untuk digunakan sebagaimana mestinya
                                                                                  Makassar, 28 Desember 2012

                                                                                 



                                                                                                NURRASYID