IPM SulSel Tolak Pelaksanaan UN April 14th, 2011 by Baso Arfian pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan menolak pelaksanaan Ujian Nasional dan meminta pemerintah segera melaksanakan putusan Mahkama Agung terkait peninjauan kembali Ujian Nasional (UN) dan sistem pendidikan nasional. IPM SulSel saat berunjuk rasa di gedung DPRD Sulawesi Selatan di Makassar, Kamis (14/04), menyatakan pemerintah sebaiknya fokus dan berkonsentrasi saja pada pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di seluruh Indonesia secara merata. Selain itu, putusan MA yang dikeluarkan 14 September 2009 sifatnya mengikat. Sehingga tidak ada alasan bagi otoritas pendidikan untuk tidak segera melaksanakannya. Koordinator Posko Pengaduan UN IPM Sulsel Elly Oschar, mengatakan putusan MA tersebut menyatakan pemerintah lalai dalam memberikan pemenuhan dan perlindungan HAM terhadap warganya yang menjadi korban UN. Sehingga pemerintah harus segera menunjukkan sikap respon untuk menindak lanjuti persoalan yang terus mengancam kualitas dunia pendidikan saat ini. “Dalam putusan, juga jelas perintah pengadilan agar pemerintah meninjau kembali Sistem Pendidikan Nasional. Karena itu pemerintah sebagai tergugat diperintahkan untuk meningkatkan kualitas guru, sarana sekolah serta akses lengkap ke seluruh Indonesia sebelum mengeluarkan kebijakan UN lebih lanjut”kata Elly Oschar Ditegaskan, putusan MA juga mewajibkan pemerintah mengambil langkah-langkah kongkrit untuk mengatasi gangguan mental peserta didik dalam usia anak akibat penyelenggaraan UN, dengan menyediakan pendamping psikologi bagi pelajar usai ujian. Elly menjelaskan, UN merupakan sistem ujian berstandar nasional. Namun yang menjadi masalah, tidak semua daerah memenuhi delapan faktor standar nasional. Seperti, standar kompetensi kelulusan, standar proses dan standar pembiayaan pendidikan. Menanggapi aspirasi pelajar tersebut, Anggota DPRD Sulsel Muhtar Tompo didampingi Yosafat Tandilinting mengatakan, memahami dengan pemikiran para pelajar. Ia berjanji akan meneruskan aspirasi IPM tersebut kepimpinan dewan untuk selanjutnya dibahas dalam agenda rapat komisi. “Kami menerima aspirasi teman-teman, dan sesuai mekanisme penerimaan aspirasi kami akan melanjutkan ke pimpinan dewan”kata Muktar Tompo. (bat)
Jumat, 10 Mei 2013
IPM Tolak UN
Pelajar Muhammadiyah Sulsel Tolak UN Oleh: Suriani Ilustrasi - inilah.com INILAH.COM, Makassar - Ujian Nasional (UN) tetap jadi momok yang menakutkan bagi sebagian pelajar sekolah. Pelajar Muhammadiyah Makassar menuntut agar UN ditiadakan. Penolakan terhadap UN dilakukan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan. Bersama dengan puluhan pelajar SMU di Makassar, mereka menggelar aksi di kantor DPRD Sulsel, Kamis (14/4/2011). Elly Oschar, dari Rumah Pengaduan Pendidikan IPM Sulawesi Selatan mengatakan, sistem pendidikan yang berstandar nasional tidak harus diiringi dengan standar pelayanan pendidikan yang bersakal nasional. "Permasalahan yang muncul kemudian diadakannya UN sebelum standar pelayanan tersebut belum merata ke seluruh daerah di Indonesia," ujarnya. Masih banyak sekolah yang belum mendapatkan tenaga pendidik yang berkualitas, sarana dan prasarana yang ideal. Sehingga ujian berstandar nasional semestinya hanya boleh diberikan, jika instrumen masukan dan proses pendidikan sudah berstandar nasional juga. Maka dari itu, faktanya banyak pelajar di daerah yang belum terpenuhi sarana dan prasarana itu, tidak lulus usai mengikuti UN. "Jika instrumen masukan dan proses yang diberikan tidak berstandar nasional dan mengukurnya dengan UN standar nasional adalah sebuah kesalahan fatal," ucap dia. Di depan para anggota dewan, ia mengingatkan keputusan MA terkait UN, bahwa pemerintah tidak boleh melaksanakan UN sebelum sarana dan prasarana seluruh pendidikan di Indonesia dilengkapi. Sehingga menjadi kewajiban pemerintah untuk melaksanakan putusan MA. Mereka juga menuntut pemerintah untuk melaksanakan putusan MA dengan nomor register 2596 K/PDT/2008 yang diputus pada 14 September 2009, untuk segera dilaksanakan oleh pemerintah. Saat menyampaikan aspirasinya, pengunjukrasa diterima oleh Yosafat Tandilintin dari komisi C fraksi Golkar, Mukhlis Panaungi komisi E fraksi PAN, Mukhtar Tompo dari fraksi Hanura. Ketiganya mendukung aksi yang dilakukan oleh para pelajar yang menggunakan seragam sekolah ini. Mereka juga membenarkan kalau kondisi di tiap daerah tidak sama. Sehingga UN juga jangan diterapkan seragam. "Memang tidak rasionl kalau ujiannya standar nasional tapi kondisi berbeda dengan skolah yang ada di Irian, Jakarta tidak sama," tutur Yosafat Tandilintin. Ia mengantakan masalah ini memang perlu keterlibatan wakil rakyat utamanya mendukung keputusan MA. Ia juga menyarankan agar perjuangan IPM perlu sistematis, aspirasi mereka dikoorinasikan ke IPM pusat sehingga bisa mempressur pemerintah pusat. [lal] Berita Terkait
UN = Monster Yang Menakutkan
UN Monster yang menakutkan Rab, 20/04/2011 - 09:00 — edt1 Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Sulawesi Selatan Kamis melakukan Unjuk rasa di DPRD Sulsel. IPM tersebut dipimpin Jenderal Lapangan Elly Oschar dan menyampaikan tuntutan Pemerintah bahwa Ujian Nasional ( layak dilaksanakan belum ) UN karena standar pelayanan merata di seluruh pelosak tanah air. Elly Oschar yang bertindak sebagai jenderal lapangan yang memimpin saat pada rasa unjuk mengatakan,Standar kelulusan Ujian Nasional merupakan kekejaman dan ketidak adilan yang berlindung dibalik peningkatan mutu pendidikan dan mengorbankan mereka yang belum menerima dan pendidikan fasilitas menikmati berstandar Nasiolal yakni dan prasarana yang berstandar Nasional sehingga tersebut bagaikan monster membuat bahkan menakutkan stress sebagian pelajar yang berada di luar wilayah perkotaan. Dikatakan, tahun 2012 UN harus dihentikan dan mencari menuntut dan baik lebih yang Perintah segera melaksanakan Putusan Mahkamah Agung meninjau yang isinya meninjau kembali sistim pendidikan Nasiolnal, pemerintah menuntut menghentikan pelaksanaan nasional sebagai standar kelulusan, menuntut pemerintah melengkapi sarana dan prasarana sekolah diseluruh Indonesia tanpa diskriminasi dan menuntut menyediakan untuk pemerintah pendamping psikologis pelajar yang tidak lulus Nasiolan sehingga tidak mengalami stress. Penerima IV Tim Ketua DPRD Sulsel Yosafat Tandilintin yang menerima IPM mengakui bahwa UN sekarang ini memang kebahagiaan puncak menjadi sekaligus dilemma sebagianpelajar sehingga pribadi saya setuju jika Dievaluasi kembali kembali karena ternyata banyak pelajar yang takut menghadapi ujian . karena demikian Kenapa kelulusan adalah UN. Sementara sarana dan prasarana digunakan selama proses berstandar belum mengajar Nasional termasuk tenaga pengajar sampai hari ini belum merata seluruh pelosok tanah air. Menurut Yosafat, Pelajar di Ibukota lainnya besar kota-kota dan Indonesia mungkin bisa mengikuti standar kelulusan yang ditetapkan oleh pemerintah dilengkapi sudah karena sarana dan prasarana memadai tetapi yang didarah terpencil pendidikan fasilitas menggunakan apa adanya itu pasti ketinggalan. Muchlis Panaungi yang Tim IV Penerima Aspirasi Sulsel. Saat itu juga mengatakan sejutu jika UN yang belaku sekarang kembali dievaluasi ini memeinta IPM untuk berjuang terus sampai masalah terpecahkan sehingga seluruh anak bangsa dapat mengenyap pendidikan dengan baik . Humas DPRD Sulsel ( Luc ).
Pernyataan Sikap IPM SulSel
Sulsel Buka Posko Pengaduan UN
Senin, 15 April 2013 19:21 WITA
Elly Oschar Ketua Umum, Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Sulawesi Selatan,
Menanggapi tertundanya ujian nasional UN di 11 provinsi termasuk provinsi Sulawesi Selatan, ini menandakan ada yang tidak beres di tubuh kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Maka Kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang konsen pada pendidikan dan dunia pelajar secara tegas menyatakan sikap terkait hal tersebut :
1. Penundaan UN diakibatkan karena percetakan, ini mengindikasikan ada monopoli percetakatan, kalau ada monopoli percetakan maka kami mensinyalir ada praktek-praktek korupsi di sana dan hal ini seharusnya tak terjadi. Ini menjadi catatan sejarah hitam pertama kalinya di dunia pendidikan di Indonesia. Kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan meminta semua pihak terutama penggiat anti korupsi di negeri ini untuk jelih melihat persoalan ini. dan meminta kepada Presiden RI untuk segera mengevaluasi kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.
2. Sejak awal Kepemimipinan Muh Nuh Sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, kami menilai ia tak becus dan tak beres mengurusi dunia pendidikan. Semenjak kepemimpinannya kita saksikan sama – sama, banyaknya kasus-kasus yang menimpa dunia pendidikan kita. Mulai dari tawuran antar pelajar (bahkan ada korban meninggal dunia) begitupun dengan tawuran antar mahasiswa yang berujung juga dengan tewasnya generasi bangsa dengan sia-sia. Banyaknya perbuatan asusila siswa, guru dan lainnya. Perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang tak kunjung diperhatikan sampai pada pelaksanaan UN yang tertunda sebagai akumulasi dari ketidak beresan kepemimpinan Muh Nuh di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Oleh karena Itu kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sulawesi Selatan Meminta dengan Tegas Kepada Bapak Muh. Nuh untuk turun saja dari Jabatannya sebagai menteri Pendidikan dan Kebudyaan RI karena tidak beres mengurusi pendidikan di Indonesia.
3. IPM sudah lama menyuarakan agar UN dihapuskan saja dari sistem pendidikan kita. Kenapa karena dengan UN ini hanya akan melahirkan bibit –bibit koruptor baru di negeri ini, karena hampir semua elemen actor pendidikan juga ikut UN demi untuk mendapatkan peridikat terbaik. UN adalah sosok makhluk seperti monster yang menakutkan bagi anak-anak negeri ini dan kami menilai bahwa UN adalah pembodohan secara sisitematis bagi generasi bangsa ini.
Olehnya itu, kami dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah membuka Posko Rumah Pengaduan UN di seluruh level kepemimipinan di seluruh Sulawesi Selatan.Mulai dari Pimpinan Ranting IPM di Sekolah- sekolah sampai di Pimpinan Wilayah IPM SulSel yang terletak di Jl. Perintis Kemerdekaan KM 10 No. 38 Makassar. Nuun Walqalami wamaa Yasthurun.
Selasa, 07 Mei 2013
Sarjana Pulang Kampoeng (berlanjut)
Khutbah Jumat Menyambut Ramadhan
إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ أعْمَالِنا، مَنْ يَهْدِه الله فَلا مُضِلَّ لَهُ، ومن يُضْلِلْ، فَلا هَادِي لَهُ.
أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,
Bagi muslim yang ideal, menyambut Ramadhan adalah sebuah kenikmatan tersendiri, namun ia menyambutnya dengan proporsional. Dalam suka cita, ia mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga bisa beramal di bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.
Ada empat persiapan yang kita perlukan dalam menyambut bulan Ramadhan, khususnya Ramadhan 1432 H ini:
Allah SWT menegaskan pentingnya membersihkan hati (tazkiyatun nafs) dalam firman-Nya:
Sungguh beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya (QS. Asy-Syams : 9)
Maka dalam waktu satu setengah bulan ke depan kita perlu melakukan evaluasi diri, muhasabah, apakah penyakit-penyakit aqidah masih bersarang dalam diri kita.
Sungguh sangat rugi, jika kita susah payah beramal, namun masih ada kesyirikan yang bersemayam dalam diri kita. Tak peduli sebesar apapun amal kita, jika kita syirik, menyekutukan Allah, maka amal-amal kita tidak akan diterima.
لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS. Al Zumar: 65)
Saat-saat keikhlasan bersenyawa dalam diri kita sepanjang Ramadhan merupakan saat-saat terbaik yang akan menjamin kita memperoleh ampunan Allah SWT.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Pemahaman ilmu syar'i ini juga merupakan tanda kebaikan yang dikehendaki Allah terhadap seseorang. Karenanya Rasulullah SAW bersabda :
Ramadhan membutuhkan persiapan jasadiyah yang baik. Tanpa persiapan memadai kita bisa terkaget-kaget bahkan ibadah kita tidak bisa berjalan normal. Ini karena Ramadhan menciptakan siklus keseharian yang berbeda dari bulan-bulan sebelumnya. Kita diharapkan tetap produktif dengan pekerjaan kita masing-masing meskipun dalam kondisi berpuasa. Kita juga akan melakukan ibadah dalam porsi yang lebih lama dari sebelumnya. Shalat tarawih, misalnya. Karenanya kita perlu mempersiapkan jasadiyah kita dengan berolah raga secara teratur, menjaga kesehatan badan, dan kebersihan lingkungan. Di sini, logika akal bertemu dengan keutamaan syar'i dalam hadits nabi:
Persiapan keempat dalam menyambut Ramadhan adalah persiapan maliyah, persiapan harta.
Persiapan maliyah yang diperlukan dalam menyambut bulan Ramdhan bukanlah untuk membeli baju baru, menyediakan kue-kue lezat untuk Idul Fitri, dan lain-lain. Kita justru memerlukan sejumlah dana untuk memperbanyak infaq, memberi ifthar (buka puasa) orang lain dan membantu orang yang membutuhkan. Tentu saja bagi yang memiliki harta yang mencapai nishab dan haul wajib mempersiapkan zakatnya. Bahkan, jika kita mampu berumrah di bulan Ramadhan merupakan ibadah yang bernilai luar biasa; seperti nilai haji bersama Rasulullah SAW.
KHUTBAH KEDUA
أَشْهَدُ أنْ لا إلَهَ إلا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، وأشهدُ أنَّ مُحَمَّدًا عبْدُه ورَسُولُه.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
Jama'ah jum'at yang dirahmati Allah, Salah satu tuntunan Allah SWT adalah mensegarakan amal kebaikan dan upaya mendapatkan ampunan. Sebagaimana firman-Nya:
وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ
Dan bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga-Nya yang luasnya seluas langit dan bumi; disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS. Ali Imran : 133)
Maka demikian pula kita mensegerakan diri dalam menyambut Ramadhan dengan persiapan ruhiyah, fikriyah, jasadiyah dan maaliyah kita Semoga dengan upaya kita mempersiapkan diri dalam menyambut Ramadhan 1432 H ini, Allah SWT berkenan mempertemukan kita dengan Ramadhan, lalu memberikan taufiq kepada kita untuk mendapatkan keberkahan Ramadhan itu. Selama sebulan penuh kita beramal di bulan suci lagi mulia itu, disertai dengan rahmat dan ampunan Allah SWT, hingga menjadikan kita diridhai-Nya lalu dianugerahi surga.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا، وَاجْعَلْ تَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقًا مَعْصُوْمًا، وَلا تَدَعْ فِيْنَا وَلا مَعَنَا شَقِيًّا وَلا مَحْرُوْمًا.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَ كُلاًّ مِنَّا لِسَانًا صَادِقًا ذَاكِرًا، وَقَلْبًا خَاشِعًا مُنِيْبًا، وَعَمَلاً صَالِحًا زَاكِيًا، وَعِلْمًا نَافِعًا رَافِعًا، وَإِيْمَانًا رَاسِخًا ثَابِتًا، وَيَقِيْنًا صَادِقًا خَالِصًا، وَرِزْقًا حَلاَلاًَ طَيِّبًا وَاسِعًا، يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.
اللَّهُمَّ أَعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَوَحِّدِ اللَّهُمَّ صُفُوْفَهُمْ، وَأَجْمِعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الحَقِّ، وَاكْسِرْ شَوْكَةَ الظَّالِمِينَ، وَاكْتُبِ السَّلاَمَ وَالأَمْنَ لِعِبادِكَ أَجْمَعِينَ.
اللَّهُمَّ رَبَّنَا احْفَظْ أَوْطَانَنَا وَأَعِزَّ سُلْطَانَنَا وَأَيِّدْهُ بِالْحَقِّ وَأَيِّدْ بِهِ الْحَقَّ يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ
اللَّهُمَّ رَبَّنَا اسْقِنَا مِنْ فَيْضِكَ الْمِدْرَارِ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الذَّاكِرِيْنَ لَكَ في اللَيْلِ وَالنَّهَارِ، الْمُسْتَغْفِرِيْنَ لَكَ بِالْعَشِيِّ وَالأَسْحَارِ
اللَّهُمَّ أَنْزِلْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِ السَّمَاء وَأَخْرِجْ لَنَا مِنْ خَيْرَاتِ الأَرْضِ، وَبَارِكْ لَنَا في ثِمَارِنَا وَزُرُوْعِنَا وكُلِّ أَرزَاقِنَا يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ.
رَبَّنَا آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ.
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الخَاسِرِيْنَ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ.
عِبَادَ اللهِ :إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي القُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
Contoh CV / Riwayat Hidup
NO
|
JENJANG
|
INSTITUSI
|
JURUSAN
|
TAHUN
|
1.
2.
3.
4.
|
SD / MIN
SLTP / MTs
SLTA / MA
D.III
|
Madrasah
Ibtidaiyah Negeri Filiyal Dawi-Dawi Pomala
Madrasah
Tsanawiyah Nurul Iman Antam-Pomala
Madrasah
Aliyah Program Khusus –Ujungpandang
AMI/AIPI
Ujungpandang
|
-
-
Fisika
KPN
|
1986
1989
1992
1995
|
NO
|
JENIS PENDIDIKAN / PELATIHAN
|
PENGELOLAH / PENYELENGGARA
|
TAHUN
|
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
|
Kursus
Elektronika Dasar
Pelatihan
Tehnisi dan Penyiaran Radio (Eksperimen Radio Pendidikan)
Kursus
Komputer (Operator & Dasar-Dasar Pemrograman)
Kursus
Teknisi Komputer (Hardware)
Kursus
Bhs. Inggris (Elementary & Intermedite)
Baitul
Arqam
Daurah
Da’awiyyah Tarbiyyah
Pelatihan
Manajemen–Jurnalistik- & Teknik Radio Komunitas Se Sulsel-Sulbar
Lokakarya
Forum Wartawan Sulawesi Pemerhati Layanan Publik
Pelatihan
Produksi Siaran Radio Komunitas Se Sulsel-Sulbar
Management
& Financial Sustainability Training
Radio
Basic Skill I & II Training
Advanced
Technical Skills Training
Information
Program Training
Training
Penguatan Media Komunitas & Workshop Training Program Demokrasi Komunitas
Workshop
Training : Advokasi Hak-Hak Publik Bagi Media Komunitas
Lokakarya
Pengembangan PSA
|
LPK.
Handayani Ujungpandang
LPK-ITK
Unismuh Makassar & STT Telkom Bandung
LPK.
KOPMA IAIN Alauddin Ujungpandang
LPK.
Universitas 45 Ujungpandang
PLS.
Nusa Perdana English Course – Kab. Barru
Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kab. Enrekang
Rabithah
Al-‘Alam Al Islamy Maktab Riyadh & LSDI AR-Rahmah Makassar
Perkumpulan
Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes) – Tifa Foundation Jakarta
BAPPENAS
– United Nations Development (UNDP)
Perkumpulan
Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes) – Tifa Foundation Jakarta
Internews
Internasional–Promedia
Internews
Internasional–Promedia
Internews
Internasional–Promedia
Internews
Internasional–Promedia
Combine
Reseurce Institution – Perkumpulan Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal
Celebes)
Perkumpulan
Jurnalis Advokasi Lingkungan (Jurnal Celebes) – Support By US Embassy
Dinkes
Prov. Sulsel - UNICEF
|
1993
1994
1995
1995
1996
1998
2001
2005
2005
2006
2006
2007
2007
2007
2010
2010
2012
|

